Ternyata Tahi Lalat, Merupakan Gejala Kanker Kulit? Waspadalah

Screenshot_33

Kanker kulit melanoma adalah satu diantara kanker yang masalah kematiannya tidaklah terlalu tinggi, tetapi termasuk juga kanker yang mematikan karna penebarannya yang cepat ke organ badan yang lain. Sekian di sampaikan Dokter Aida S Suriadireja dari Tempat tinggal Sakit Dharmais.

Meskipun demikian, kanker melanoma bisa dideteksi mulai sejak awal lewat cara Sakuri atau ” Check Kulit Sendiri “.

” Kita sendiri dapat mengecek kulit kita untuk mendeteksi ada tanda-tanda yang muncul. Sediakan saja kaca dengan ukuran sesuai sama badan, cermin kecil serta pengering rambut, ” tutur Aida di Jakarta, Senin.

Pertama-tama, buka baju, check badan depan, miring ke kanan dengan mengangkat tangan, miring ke kiri, saksikan badan sisi belakang serta check kulit kepala memakai cermin kecil serta pengering rambut, dan telapak kaki.

Cermati sinyal tanda seperti tahi lalat yang peluang berada di semua badan, tetapi dengan tanda-tanda ABCDE atau A untuk Asimetri (simetrisitas), Border (permukaan), Colour (warna) serta Diameter/Different (lebar lingkar tahi lalat serta ciri berlainan), dan Evolving (perubahan).

” Untuk tahi lalat normal, umumnya memiliki bentuk simetris, nah melanoma umumnya tidak simetris. Dia juga akan ada perluasan di bagian-bagian tahi lalat itu, ” tutur Aida.

Lalu, tahi lalat yang normal umumnya mempunyai permukaan licin, sedang melanoma mempunyai permukaan yang kasar saat diraba.

Diluar itu, tahi lalat normal umumnya berwarna gelap, sedang melanoma dapat berwarna cokelat atu hitam dengan diameter lebih dari 6 milimeter.

” Melanoma akan tampak berlainan dengan tahi lalat biasanya. Dengan kasat mata, dokter umumnya gampang membedakan, ” ungkap Aida.

Paling akhir, perhatian perubahan atau perubahan bentuk yang cepat dari sinyal yang seperti tahi lalat barusan.

” Tak ada rasa gatal atau rasa nyeri dimuka pada sinyal tanda melanoma barusan. Tetapi bila makin kronis, jadi rasa-rasanya seperti dicapit-capit kepiting, ” tutur Aida.

Menurut Aida, pada fase 1 sampai 2, kanker kulit melanoma mempunyai peluang untuk pulih, tetapi semakin lebih mematikan bila kontrol dikerjakan waktu fase 3.

Aida memberikan, kanker kulit melanoma yaitu type kanker yang berkembang pada melanosit, sel pigmen kulit yang berperan jadi penghasil melanin.

Mengenai beberapa orang barat dengan kulit putih, mata hijau serta biru, rambut merah serta pirang, sering semakin banyak terserang type kanker ini, karna mereka mempunyai pigmen kulit yang sedikit serta kecil-kecil.

Meski sekian, tidak tutup peluang kanker ini menyerang orang Asia karna beragam hal, umpamanya trauma.

” Bila orang kita umumnya terserang di telapak kaki. Itu karna trauma, umpamanya sempat terinjak kerikil atau terjatuh atau hal-hal lain yang masih tetap diperlukan riset untuk membuktikannya, ” pungkas Aida.

Posted on: November 2, 2017, by : smartbalance wheel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *